Keluarga besar Darussalam-Qolbunsalim, Shirotussalaam al Kubro, Perguruan Cakra Mataram, dan keluarga M. WAHYU ENDRIHARTO berdoa Semoga segala puji untuk ALLAH s.w.t. dengan memberi dan melimpahkan rohmat dan inayahNYA kepadamu Gus . . . menerangi kuburmu, dan menjauhkan segala siksaNya darimu, memberimu nikmat surga seperti yang telah dijanjikan ALLAH lewat rasul-rasulNya. Amiin.
Rabu, 30 Desember 2009
Selamat Jalan Gus Dur, Teriring Doa Semoga ALLAH mengasihimu, dan memberi rahmat dan inayahNya . .
Jumat, 11 Desember 2009
LATIHAN PEMBERSIHAN JIWA
Duduklah seperti duduk diantara dua sujud (duduk i’tiraj).
Leremkan tubuh dan tundukkan hati dan pikiran.
Dengan rendah hati, sampaikanlah permohonan ampun kepada Allah :
Rabbighfirlii (ampuni aku), Rabbighfirlii, Rabbighfirlii ...
Diam sejenak. Buka dada dan diri Anda untuk menerima ampunan Allah
seperti Anda membuka diri ketika merasakan hembusan angin sepoi-sepoi atau
menerima curahan air hujan ketika masih kecil.
Jika Anda tidak merasakan sesuatu di dada Anda tidak mengapa, mungkin Anda
kurang sensitif, tapi tetaplah membuka diri Anda untuk menerima ampunan Allah.
Ulangi permintaan beberapa kali sampai Anda merasa tenang.
Berikutnya sampaikanlah permintaan kedua :
Warhamnii (sayangi aku), Warhamnii, Warhamnii . . .
Diam dan tundukkanlah diri Anda untuk menerima kasih sayang
Allah yang tak terkira besarnya. Bukalah dada Anda seluas-luasnya agar
semakin banyak kasih sayang Allah yang Anda terima.
Ulangi beberapa kali sampai Anda merasa cukup.
Berturut-turut sampaikanlah permintaan-permintaan berikut dengan cara
sebagaimana tersebut di atas, satu per satu:
Wajburnii (tutupi aib-aibku)
Warfa’nii (angkat derajatku)
Warzuqnii (beri aku rizki)
Wahdinii (beri aku petunjuk)
Wa’afinii (sehatkan aku)
Wa’fuani (maafkan aku).
Setelah selesai, diamlah sejenak lalu sampaikan rasa syukur kita.
STOP
Jangan melanjutkan membaca sebelum melakukan latihan di atas
Leremkan tubuh dan tundukkan hati dan pikiran.
Dengan rendah hati, sampaikanlah permohonan ampun kepada Allah :
Rabbighfirlii (ampuni aku), Rabbighfirlii, Rabbighfirlii ...
Diam sejenak. Buka dada dan diri Anda untuk menerima ampunan Allah
seperti Anda membuka diri ketika merasakan hembusan angin sepoi-sepoi atau
menerima curahan air hujan ketika masih kecil.
Jika Anda tidak merasakan sesuatu di dada Anda tidak mengapa, mungkin Anda
kurang sensitif, tapi tetaplah membuka diri Anda untuk menerima ampunan Allah.
Ulangi permintaan beberapa kali sampai Anda merasa tenang.
Berikutnya sampaikanlah permintaan kedua :
Warhamnii (sayangi aku), Warhamnii, Warhamnii . . .
Diam dan tundukkanlah diri Anda untuk menerima kasih sayang
Allah yang tak terkira besarnya. Bukalah dada Anda seluas-luasnya agar
semakin banyak kasih sayang Allah yang Anda terima.
Ulangi beberapa kali sampai Anda merasa cukup.
Berturut-turut sampaikanlah permintaan-permintaan berikut dengan cara
sebagaimana tersebut di atas, satu per satu:
Wajburnii (tutupi aib-aibku)
Warfa’nii (angkat derajatku)
Warzuqnii (beri aku rizki)
Wahdinii (beri aku petunjuk)
Wa’afinii (sehatkan aku)
Wa’fuani (maafkan aku).
Setelah selesai, diamlah sejenak lalu sampaikan rasa syukur kita.
STOP
Jangan melanjutkan membaca sebelum melakukan latihan di atas
Langganan:
Postingan (Atom)
